Kabel Bawah Laut Indigo dari Google Lewati Indonesia Hubungkan Asia dan Australia
20.54 |
Teknologi Google seakan tiada pernah ada matinya bahkan akan terus semakin mengalami kemajuan pesat dan signifikan seiring dengan tuntutan dari semakin meningkatnya penggunaan internet di dunia. Tak terkecuali di wilayah benua Asia dan Australia. Terkait dengan hal tersebut berdasarkan rilis admin SCI dari Kompas.com bahwasannya Google mengumumkan telah mengeluarkan investasi untuk pemasangan sistem kabel bawah laut yang bakal menghubungkan internet Asia dengan Australia. Salah satu wilayah yang bakal dilewati kabel tersebut adalah Jakarta, Indonesia.
Proyek
kabel laut ini disebut dengan nama Indigo. Selain Jakarta, wilayah lain yang
bakal dilalui kabel ini adalah Perth dan Sidney di Australia, serta Singapura.
Secara keseluruhan kabel tersebut bakal mencapai panjang 9.000 kilometer.
Informasi
yang dilansir KompasTekno dari ZDNet, Kamis (6/4/2017), Google bekerja sama
dengan sejumlah operator untuk menjalankan proyek Indigo. Operator tersebut
adalah AARNet, Indosat Ooredoo, Singtel, SubPartners, dan Telstra.
Sementara
itu proses konstruksi kabel bawah laut tersebut bakal ditangani oleh Alcatel
Submarine Networks. Rencananya proses konstruksi akan selesai pada pertengahan
2019 mendatang.
Proyek
Indigo awalnya akan berupa dua pasang kabel serat optik yang dirancang sanggup
memuat kapasitas hingga 18 terabit per detik. Kapasitas tersebut dapat
diibaratkan sebagai wadah yang sanggup menampung 8 juta konferensi video
memakai Google Hangout dalam resolusi HD.
Google
membangun kabel laut Indigo karena mempertimbangkan pesatnya pertumbuhan
pengguna internet di kawasan Asia Pasifik.
Dengan
adanya kabel tersebut raksasa internet ini juga bisa memuluskan pengembangan
layanan Google Cloud, penyediaan tulang punggung untuk layanan cloud publik
lain, dan sebagainya.

0 komentar:
Posting Komentar