Bentuk Anak SD-SMP Jadi Warganet yang Baik Sebagai Target ASEAN Cyber ABC
10.13 |
Program ASEAN Cyber
Wellness Training of Tutors (CWTOT) 2017 menargetkan pembuatan pedoman bagi
anak-anak usia SD dan SMP menjadi warganet yang baik. "ASEAN Cyber ABC ini diharapkan menjadi panduan agar anak-anak menjadi
warganet yang baik, dimana end user nya adalah anak SD dan SMP," ungkap
Kepala Pusat Cyber Security Center ITB, Yusep Rosmansyah, pada acara ASEAN Cyber Wellness Training of Tutors 2017 di
Cyber Security Center ITB, Jatinangor Jawa Barat, Sabtu (8/7/2017).
Program ASEAN Cyber Wellness Training of Tutors
(CWTOT) 2017 yang dilaksanakan mulai Kamis sampai Sabtu, 6 s.d. 8 Juli 2017 itu
menghasilkan sebuah panduan di dunia siber bagi anak-anak sekolah dasar dan
menengah yaitu ASEAN Cyber ABC. ASEAN
Cyber ABC diharapkan mampu menjadi panduan bagi anak-anak untuk mencapai cyber
wellness. "ASEAN Cyber ABC sendiri merupakan penyederhanaan tiga aspek
yaitu cyber awareness, cyber building
dan cyber character," ungkap
Yusep Rosmansyah.
Lebih lanjut Yusep menjelaskan Cyber Awareness merupakan bentuk
kesadaran terhadap apa itu cyber world,
aktivitas apa saja yang ada di dalamnya beserta ancaman dan bahayanya.
"Sedangkan Cyber Building
merupakan bentuk hard skill untuk membekali anak kita dalam beraktivitas di
dunia siber. Kita berharap anak-anak kita mampu menjadi warganet aktif dalam
mengembangkan konten dan membuat coding, sehingga industri kreatif kita bisa
ikut berkembang," tambah Yusep.
Sementara Untuk Cyber Character lebih ke arah
pengembangan softskill yang mencakup
bagaimana antisipasi dan konsekuensi yang muncul dari cyber bullying. Yusep yang menjadi Ketua Panitia ASEAN Cyber Wellness Training of Tutors
(CWTOT) 2017 dan Indonesia Cyberkids Camp 2017 berharap ASEAN Cyber ABC bisa
menjadi guideline yang berguna bagi
semua warga negara anggota ASEAN dan bisa dimanfaatkan para guru untuk
menjadikan siswanya jadi warganet yang baik dan mampu mencapai cyber wellness.
(VE)

0 komentar:
Posting Komentar